Mendapat predikat sebagai musuh masyarakat
karena identik dengan aksi brutal, XTC Sexy Road Garut memilih
membubarkan diri, Senin (20/12). Mereka menetapkan diri sebagai
komunitas otomotif.
“Kami menyatakan diri membubarkan geng motor dan membentuk komunitas otomotif XTC,” kata Ketua XTC Garut Iwan Joy didampingi Sekretaris Yusep Rahmat dan Humas Yana.
Ikrar pembubaran diri digelar di Alun-alun Kab. Garut dan diikuti 650 anggota XTC. Mereka terdiri atas 12 koordinator wilayah, masing-masing memarkirkan sepeda motornya dan berbaris dengan mengenakan pakaian rapi.
Dalam ikrar tersebut, mereka menyatakan menolak keras aksi anarkistis atau brutal yang biasa dilakukan sejumlah anggota berandal bermotor di Kab. Garut. Mereka tidak akan menoleransi adanya anggota XTC yang bertindak kekerasan, siap membantu aparat keamanan dalam menjaga kamtibmas, siap membuka diri untuk berkomunikasi dan menjaga perdamaian dengan sejumlah organisasi otomotif.
Dijelaskan Iwan, XTC Garut berdiri pada 1991 setelah XTC pusat berdiri pada 1982. Hingga saat ini, XTC memiliki 750 anggota.
“Sesuai tujuannya, semula kami membentuk XTC sebagai lembaga yang beranggotakan penggemar otomotif, khususnya pemilik sepeda motor. Seiring dengan berdirinya beberapa klub berandal bermotor, banyak oknum anggota kami yang terpengaruh dan menyalahgunakan keanggotaan sehingga akhirnya XTC lebih dikenal masyarakat sebagai kelompok motor yang mengerikan,” tutur Iwan.
Setelah melakukan ikrar, ungkap Iwan, XTC akan mengurangi kegiatan bersifat hura-hura dan memperbanyak acara bakti sosial.
“Kami menyatakan diri membubarkan geng motor dan membentuk komunitas otomotif XTC,” kata Ketua XTC Garut Iwan Joy didampingi Sekretaris Yusep Rahmat dan Humas Yana.
Ikrar pembubaran diri digelar di Alun-alun Kab. Garut dan diikuti 650 anggota XTC. Mereka terdiri atas 12 koordinator wilayah, masing-masing memarkirkan sepeda motornya dan berbaris dengan mengenakan pakaian rapi.
Dalam ikrar tersebut, mereka menyatakan menolak keras aksi anarkistis atau brutal yang biasa dilakukan sejumlah anggota berandal bermotor di Kab. Garut. Mereka tidak akan menoleransi adanya anggota XTC yang bertindak kekerasan, siap membantu aparat keamanan dalam menjaga kamtibmas, siap membuka diri untuk berkomunikasi dan menjaga perdamaian dengan sejumlah organisasi otomotif.
Dijelaskan Iwan, XTC Garut berdiri pada 1991 setelah XTC pusat berdiri pada 1982. Hingga saat ini, XTC memiliki 750 anggota.
“Sesuai tujuannya, semula kami membentuk XTC sebagai lembaga yang beranggotakan penggemar otomotif, khususnya pemilik sepeda motor. Seiring dengan berdirinya beberapa klub berandal bermotor, banyak oknum anggota kami yang terpengaruh dan menyalahgunakan keanggotaan sehingga akhirnya XTC lebih dikenal masyarakat sebagai kelompok motor yang mengerikan,” tutur Iwan.
Setelah melakukan ikrar, ungkap Iwan, XTC akan mengurangi kegiatan bersifat hura-hura dan memperbanyak acara bakti sosial.
0 komentar:
Posting Komentar